Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Mahasiswa Aceh di Mesir Mengadakan Halalbihalal

(Dok. Pribadi)

Kmamesir.org (03/04/2025) – Keluarga Mahasiswa Aceh (KMA) Mesir sukses menggelar acara halalbihalal Idul Fitri 1446 H pada Selasa, (01/04) di Meuligoe Aceh tercinta. Agenda ini merupakan acara tahunan yang wajib dihadiri oleh seluruh masyarakat Aceh di Mesir.

Acara yang diawali dengan gema takbiran ini dimulai lebih awal dari biasanya. Tgk. Zaki Alfikri, sebagai moderator, membuka acara ini dengan lantunan ayat suci Al-Quran yang dibacakan oleh Tgk. Habiburrahman. Kemudian, sambutan oleh ketua panitia, Tgk. Hudzaifah, Lc.

Setelah menyampaikan penghormatan dan ucapan selamat hari raya, Tgk. Hudzaifah mengapresiasi seluruh dedikasi panitia dalam menyukseskan acara ini dengan persiapan yang begitu matang. Beliau juga menekankan pentingnya memulai acara dengan tepat waktu, sehingga acara kali ini meraih peningkatan yang baik sejauh ini.

Kemudian, dilanjutkan dengan penyampaian kata sambutan oleh Tgk. Akhbar Rivaldy, Lc., selaku ketua KMA. Setelah menuturkan penghormatan dan mengingatkan kepada hadirin akan esensi fitrah di hari kemenangan ini, Tgk. Akhbar kembali menegaskan urgensi diadakannya halalbihalal sebagai upaya mengikat kembali silaturahmi di kalangan masyarakat Aceh.

Karena, selain merupakan adat wajib yang diwariskan oleh orang-orang terdahulu, keberadaan komunitas Aceh di Mesir juga merupakan bentuk implementasi dari diksi "keluarga" yang kita sematkan. Supaya semakin tumbuh rasa peduli dan saling memiliki.

Selanjutnya, Tgk. Muhammad Zarqali, S. Ag., Dipl., sebagai perwakilan Majelis Syura, menyampaikan sambutannya. Tgk. Zarqali juga menegaskan pentingnya momen silaturahmi antara warga Aceh, agar saling mengenal dan semakin solid. Begitupun manfaat dari kepedulian sosial yang nanti akan sangat dibutuhkan ketika pulang ke Aceh.

"Ilmu sosial yang paling mudah diakses adalah khidmah di KMA. Berbaurlah dengan orang KMA, jika diminta berkhidmah maka jangan menolak. Berkhidmah di KMA insyaallah menjadi sebab najah," tuturnya.

Baca juga: Surat Rindu Untuk Masa Kecil

Sejurus kemudian, acara dimeriahkan dengan lantunan salawat merdu dari Tim Nasyid. Para hadirin antusias mendengarkan kumandang indah dari salawat yang dilantunkan.

Hingga tiba pada sesi penyampaian ceramah hari raya oleh Tgk. Azkia Rahmatillah, Lc., Dipl. Setelah mengucap pujian, syukur, dan penghormatan, Tgk. Azkia kembali menyematkan nilai-nilai penting selama momen Idul Fitri sebagai bentuk kesyukuran atas terlaksanakannya ibadah Ramadan sebulan penuh.

(Dok. Pribadi)

Beliau mengajak hadirin untuk mengupayakan agar selalu istikamah menjaga amal-amal kebaikan yang sudah dilakukan selama bulan Ramadan. Selain itu, penceramah juga menganjurkan untuk memperbanyak menghadiri majelis ilmu dan melaksanakan puasa sunnah Syawal.

"Sesungguhnya, pahala dari amal kebaikan adalah diberi kekuatan untuk melakukan amal baik selanjutnya. Begitupun hukuman dari perbuatan maksiat, adalah diberi dosa untuk melalukan maksiat selanjutnya," pungkasnya.

Acara pun dihentikan sejenak untuk menunaikan salat Asar, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian nasihat oleh Ureung Tuha KMA, Tgk. Tabsyir Masykar, Lc., MA. yang dalam petuahnya, Tgk. Tabsyir menghimbau para hadirin untuk senantiasa menjaga kekeluargaan dan kesolidan warga KMA, sebagaimana yang telah diajarkan oleh orang-orang terdahulu.

(Dok. Pribadi)

Kemudian, beliau menasihati para pelajar untuk tidak menyia-nyiakan waktu, serta menjaga akhlak dan batasan pergaulan, sebagai penuntut ilmu di Al-Azhar, juga sebagai orang Aceh yang dikenal berperilaku baik.

Selanjutnya, Dr. (Cand) Faisal Muchtar, Lc., M. Si., Head of Shariah Advisor and Insurance of Maybank Indonesia, yang juga Ureung Tuha KMA menyampaikan nasehatnya. Berangkat dari latar belakangnya sebagai pakar ekonomi syariah, Tgk. Faisal memaparkan kondisi ekonomi dunia hari ini yang dikuasai oleh Amerika dan China, yang berbasis bunga. Jika ditilik lebih dekat, dari kondisi ekonomi Indonesia hingga Aceh pun, masih sangat jauh dari kestabilan.

(Dok. Pribadi)

Sehingga, beliau menghimbau para pelajar untuk membekali diri sebaik-baiknya, menghemat, dan produktif mencari peluang dan pengalaman. Karena, kondisi perekonomian masyarakat Aceh masih tidak produktif dan terlampau konsumtif, sehingga kali ini, Aceh harus berubah. Paling tidak, dimulai dari diri sendiri dan keluarga. Menjalani proses perjuangan ini dengan penuh kesabaran dan mengurangi mengeluh.

Diakhiri dengan sosialisasi Koordinator Majelis Syura, Tgk. Arief Mughni, Lc., Dipl. Dalam penyampaiannya, Tgk. Arief menyorot tiga poin penting terkait nilai-nilai yang mesti dijaga oleh masyarakat Aceh di Mesir. Pertama, himbauan untuk senantiasa menjaga nama baik Al-Azhar dan Aceh dalam setiap langkah kehidupan. Kedua, pengelompokan antar warga yang sebisanya dihindari, agar tidak terjadi perpecahan dan kerenggangan antar sesama. Ketiga, peringatan untuk mengoptimalkan energi dan kefokusan dalam menghadapi ujian di Al-Azhar dalam waktu dekat ini.

(Dok. Pribadi)

Acara pun diakhiri dengan salam-salaman dan ramah tamah, serta foto bersama. Demikian rangkaian acara halalbihalal tahun ini. Semoga Allah Swt. menerima amal ibadah kita selama bulan Ramadan, dan menjadikan kita dari pada hamba-Nya yang kembali fitrah dan berada di jalan istikamah.[]


Reporter: Siti Humaira


Editor: Hafizul Aziz


 

Posting Komentar

Keluarga Mahasiswa Aceh (KMA) Mesir
To Top